Profil Artist/Band Indonesia

Kirey

Email ke Teman
Print

Kirey adalah seorang wanita yang lembut dan lemah. Tapi Anda belum tahu, ada apa di balik kelembutan sosok penyanyi berdarah Lombok ini. Ternyata terpendam keberanian dan kepribadian yang tegar dalam memburu prestasi. Kemandiriannya merupakan cermin dari sifatnya yang berani. Karena pertama kali Kirey hidup di kota metropolitan ini tanpa ada seorang pun yang mendampinginya.

Kepergiannya ke Jakarta hanya sekadar untuk melanjutkan pendidikannya setelah lulus dari SMA, tahun 1995. Kirey mahasiswi yang mudah bergaul dan dinamis, tak heran jika dia memiliki banyak teman. Seperti perkenalannya dengan produser rekaman Music Plus, Yonky, orang yang mengawali kariernya di bidang tarik suara.

Setahun setelah berteman dengan Yonky, Kirey baru berani mengungkap bahwa dia punya hobi menyanyi. "Saat itu Yonky langsung merespon keinginan saya, lalu dilakukan tes vokal di studio," ungkap penyanyi bernama asli Nurzairina itu. Ternyata tanggapan Yonky membuat Kirey merasa bahagia, karena produser itu yakin Kirey seorang penyanyi yang memiliki bakat.

Tahun 1997, Kirey mulai masuk dapur rekaman dan merilis album perdananya. Ternyata album dengan judul Terlalu itu mampu mewarnai blantika musik Indonesia dengan terjual hingga 150.000 kopi kaset. "Sebenarnya saya lebih menyukai warna musik pop rock, tapi sang produser menentukan musik aliran pop melankolis," ungkap wanita yang pernah berhubungan dengan Reynaldi itu.

Kemampuannya melantunkan lagu-lagu rock sebenarnya diawali sejak masih kecil, berbagai festival telah dimenangkannya. Di antaranya Kirey terpilih sebagai Best Vokalis Festival Rock se-NTB 1993 dan masih banyak lagi. Tapi ketika Kirey ditawari untuk melantunkan lagu-lagu pop melankolis, dia tidak merasa keberatan. "Produser itu kan lebih tahu tentang karakter dan warna vokal saya ini lebih cocok membawakan lagu pop melankolis," ujar wanita yang lahir di bawah naungan zodiak Libra itu.

Menurut produser, sebenarnya lagu yang berjudul Terlalu telah masuk dapur rekaman dan dinyanyikan oleh penyanyi yang cukup populer. Namun Musica Studio merasa tidak pas dengan penyanyi tersebut, sampai akhirnya lagu tersebut diminta oleh Yonky untuk dinyanyikan Kirey sebagai pendatang baru.

Sukses dengan album pertamanya Kirey ingin meningkatkan kemampuannya dalam membawakan lagu-lagu pop. Akhirnya terbukti dengan terciptanya album kedua dengan judul Rindang Tak Berbuah. Album kedua itu terjual di atas album perdananya, sekitar 200.000 kopi kaset. Tentu saja dengan peningkatan omzet yang diraih Kirey, membuat mahasiswi lulusan ASMI ini semakin bersemangat dalam berkarier di dunia musik.

Dengan semakin meningkatnya penjualan album-album Kirey, produser yakin hal yang sama juga akan berlaku pada penjualan album berikutnya. Apalagi Kirey juga telah sukses dengan hits berjudul Air Di Atas Daun Talas. Kini sang produser tengah mempesiapkan album berikutnya untuk Kirey.

Diskografi

Album Unknown